Jeneponto — Upaya meningkatkan budaya literasi dan memperkaya khazanah bacaan masyarakat kembali mendapat perhatian serius dari kalangan penulis dan praktisi hukum di Kabupaten Jeneponto. Sebanyak 51 koleksi buku karya penulis dan advokat muda, Ronal Efendi, dikabarkan siap didistribusikan ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Jeneponto.
Distribusi puluhan buku tersebut menjadi bagian dari kontribusi nyata dalam mendukung penguatan literasi daerah, khususnya dalam menghadirkan referensi bacaan bertema hukum, sosial, kemanusiaan, pendidikan, hingga motivasi bagi masyarakat dan generasi muda.
Penanggung jawab kegiatan, Nurmayanti, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi langsung dengan Plt Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Jeneponto, Taufiq, terkait proses penyerahan dan pendistribusian buku-buku tersebut ke perpustakaan daerah.
Menurutnya, langkah ini merupakan bentuk kepedulian terhadap pengembangan literasi di Kabupaten Jeneponto sekaligus upaya menghadirkan karya-karya lokal agar dapat diakses lebih luas oleh masyarakat.
“Alhamdulillah, kami sudah melakukan komunikasi dan koordinasi dengan Plt Kadis Perpustakaan Kabupaten Jeneponto, Bapak Taufiq. Insya Allah dalam waktu dekat sebanyak 51 koleksi buku karya Adv Ronal Efendi akan segera didistribusikan sebagai tambahan koleksi literasi daerah,” ujar Nurmayanti, Kamis (21/5/2026).
Ia menambahkan, kehadiran buku-buku karya penulis lokal di perpustakaan daerah menjadi bagian penting dalam membangun budaya membaca serta memberikan inspirasi kepada generasi muda untuk terus berkarya di bidang literasi dan pendidikan.
Sementara itu, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Jeneponto belakangan ini memang aktif mendorong penguatan literasi daerah melalui berbagai program pengembangan perpustakaan dan peningkatan koleksi bacaan. Plt Kadis Perpustakaan Jeneponto, Taufiq, juga diketahui terus menggalakkan pengembangan kualitas perpustakaan di wilayah Jeneponto.
Kehadiran puluhan buku karya Adv Ronal Efendi tersebut diharapkan mampu menjadi referensi baru bagi masyarakat, pelajar, mahasiswa, hingga pegiat literasi di Kabupaten Jeneponto.
Selain memperkuat budaya membaca, langkah ini juga menjadi bukti bahwa karya anak daerah mampu memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan sumber daya manusia melalui dunia literasi dan pendidikan.
